Mahasantri Ma'had Aly Situbondo Gelar Upacara Unik

Kamis, 18 Agustus 2016 18:56 WIB
275x ditampilkan Ke Mahasantri An Berita Mahad Aly Upacara 17 Agustus Di Pesantren

Mahasantri Mahad Aly Situbondo Gelar Upacara Unik IMG_6536Upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan Indonesia ke-71 di seluruh pelosok tanah air memang telah usai. Namun uniknya, perayaan yang lazim dilaksanakan pada pagi hari itu justru di Mahad Aly Situbondo digelar pada malam harinya, Rabu malam (17/8). Seremoni pengibaran bendera yang diikuti oleh seluruh mahasantri Mahad Aly, baik marhalah tsaniyah maupun marhalah ula, itu tercatat sebagai gelaran upacara yang pertama kali terlaksana di lingkungan Mahad Aly Situbondo. Upacara itu dihelat secara sederhana dengan hanya bertiang bambu dan peserta yang mengenakan kostum khas pesantren (bersarung dengan peci hitam SNI). Kendati demikian, tampak para mahasantri Lembaga Kader Ahli Fikih begitu antusias dengan berdiri tegap dan penuh khidmat mengikuti serangkaian prosesi pengibaran bendera merah putih tersebut. Di sisi lain, memang terdapat motif di balik pemilihan kostum upacara memakai busana khas pesantren itu. Yakni, untuk menunjukkan bahwa identitas sebagai santri bukan jadi sebuah penghalang dalam menjunjung rasa nasionalisme dan patriotisme kepada negeri tercinta ini. Serangkaian upacara bendera itu pun dipungkas dengan semburan pijar-pijar kembang api yang menghiasi langit malam komplek asrama Mahad Aly. Selain itu, semarak perayaan upacara itu makin bertambah dengan prosesi potong tumpeng dalam rangka anniversary Buletin GAMIS. Sebab, hari kemerdekaan 17 Agustus bertepatan dengan hari jadi Buletin GAMIS yang sekarang genap berusia setahun. Buletin dwi mingguan Elmaula yang pada awal dirilis hanya mampu menggaet puluhan pembaca itu kini telah melejit hingga menembus tak kurang dari 3.000 pembaca. Meski target awal sirkulasi sebatas di sekitaran Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah saja, tapi tak dinyana pembaca Buletin GAMIS saat ini telah melebar meliputi daerah tapal kuda (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan Jember), bahkan sebagian daerah di Madura. (asy melaporkan)