Rektor Universitas al-Ahgaf Yaman Berkunjung ke Ma'had Aly

Sabtu, 8 Oktober 2016 01:42 WIB
1142x ditampilkan Berita Mahad Aly Kurikulum Mahad Aly Prof Dr Habib Abdullah Bin Muhammad Baharun

halaqoh internasional Ma'had Aly Rektor Universitas al-Ahgaf Yaman Berkunjung ke Mahad Aly Untuk sekian kalinya, Mahad Aly mendapatkan kunjungan dari ulama tersohor, yaitu Prof. Dr. Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, seorang Rektor Universitas al-Ahgaf Hadromaut Tarim Yaman. Beliau termasuk ulama besar hadramaut yang disegani selain habib Salim as-Syatiri dan habib Umar bin Salim bin Hafidz. Beliau dikenal sebagai tokoh yang mempertahankan Aswaja dan melawan liberalisme yang berusaha menghancurkan pondasi dasar aswaja. Habib Abdullah sudah lama tinggal di Indonesia sejak ada perang di Yaman. Hampir bisa dipastikan, perkembangan mengenai Indonesia beliau ikuti, khususnya perkembangan Aswaja. Itu dibuktikan saat beliau menyampaikan seminar di Mahad Aly yang sering menyinggung-nyinggung Indonesia. Acara ini diikuti oleh semua santri, Alumni Mahad Aly, asatidz dan sebagian alumni al-Ahgaf. Seminar Aswaja ini bertemakan mafhum ahlussunnah wal jamaah syariatan, wa aqidatan, wa akhlaqan dan dibagi dalam lima sesi. Jalsah I, II dan III dilaksanakan Senin, 03 Oktober 2016 dengan topik, Jalsah I bertopik Aswaja dalam Perspektif Aqidah, Jalsah II Aswaja dalam Perspektif Syari'ah, Jalsah III, Aswaja dalam Perspektif Akhlaq Tashawwuf. Hari Selasa 04 Oktober 2016 / 03 Muharrom 1438 H, dilanjutkan Jalsah IV dan jalsah V. Jalsah IV dilanjutkan dengan topik Membaca Beberapa Aliran dalam Kategori " Sesat " dari Masa Kemasa. Jalsah V, Strategi Pembentengan dan Pelestarian Ajaran Aswaja. Habib Abdullah sering menjawab pertanyaan dengan menggunakan perumpamaan-perumpamaan. Jika ada sekelompok yang melakukan kekejian seperti ISIS, apakah bisa dikatakan bahwa agama Islam itu keras dan keji? ini sama halnya seperti ada satu, dua orang gila di suatu Desa, apakah lantas bisa dikatakan bahwa semua orang di desa itu gila?. Penjelasan Syekh Abdullah dengan menggunakan bahasa Arab. Setelah bincang-bincang dengan salah seorang dosen Mahad Aly, kesan beliau pertanyaan dari para audien sangat menarik. Beliau rencananya akan kembali mengisi seminar dengan melanjutkan diskusi yang belum selesai karena keterbatasan waktu. (khl). ringkasan Materi Jalsah I Jalsah II Jalsah III Jalsah IV Jalsah V