Mahad Aly Ideal Menurut KH. Afifuddin Muhajir

Rabu, 30 November 2016 23:06 WIB
643x ditampilkan Berita Utama Dosen

Percik-Percik Pemikiran KH. Afifuddin Muhajir

Mahad Aly Ideal Menurut KH. Afifuddin Muhajir (I)

 

Mahad Aly merupakan lembaga pendidikan tinggi yang ada di pesantren. Beberapa bulan yang lalu telah diresmikan 13 Mahad Aly formal  oleh Kementrian Agama yang tersebar diseluruh Indonesia dengan berbagai jurusan yang berbeda-beda.

Dalam rangka mengawal kemajuan mahad Aly ke depan,  Kementrian Agama mengadakan launching aplikasi I Santri sekaligus pertemuan Majelis Masyayikh yang diselenggarakan di Mahad Aly PP. Salafiyah Syafi`iyyah Sukorejo Situbondo 29-30 November 2016.

Salah satu pembicara yang dihadirkan adalah KH. Afifuddin Muhajir, M.Ag, Naib Mudir Mahad Aly Situbondo sekaligus wakil pengasuh PP. Salafiyah Syafi`iyyah Sukorejo. Beliau menawarkan beberapa pemikiran briliannya berkenaan dengan masa depan Mahad Aly. Menurutnya semua Mahad Aly di Indonesia paling tidak memiliki untuk melahirkan generasi muslim yang mewarisi tradisi ilmiah, amaliah, khuluqiyah Salafunas Sholeh dan mampu mempertahankan turats serta al-qiyam bi wajibil waqti. Semua produk Ma`had Aly harus mampu mengkontektualisasi teks dalam konteks yang berbeda-beda.

Menurut guru besar Ushul Fiqh Mahad Aly Situbondo ini, ilmu-ilmu yang wajib dipelajari di Mahad Aly seluruh Indonesia ada 2 kategori. Pertama, al-Ulum al-Musytarokah (ilmu-ilmu yang menjadi milik bersama) yaitu ilmu-ilmu yang fardlu `ain meliputi ilmu syariat yang menjadi panduan untuk melakukan ketaatan yang benar, ilmu aqidah yang dapat meluruskan keyakinan, dan ilmu tasawwuf yang dapat membersihkan hati. Ketiga ilmu ini harus menjadi kompetensi seluruh lulusan Mahad Aly. Kedua, al-Ulum al-Takhossusiyyah yaitu ilmu-ilmu yang menjadi konsentrasi dari tiap-tiap jurusan di masing-masing Mahad Aly. (Zaky/ Tanwirul Afkar)