Buku Karya KH Afifuddin Muhajir Akan Dibedah Di Pulau Bali

Ahmad Husain Fahasbu Kamis, 18 Januari 2018 18:43 WIB
641x ditampilkan Berita Utama Bedahbuku Fikihtatanegara Kiaiafif

Pasca tumbangnya rezim Orde Baru dan demokrasi menjadi sistem yang dipilih untuk bernegara, Indonesia terus mengalami dinamika, termasuk dinamika pemikiran. Kran demokrasi yang terbuka lebar membuat beragam aliran masuk ke Indonesia secara massif. Salah satu aliran pemikiran yang cukup mengkhawatirkan adalah gerakan yang memiliki ideologi radikal yang mengkampanyekan isu khilafah. Tidak tanggung-tanggung, mereka punya mimpi besar untuk mengganti Pancasila dengan sistem khilafah tersebut.

Sementara itu, Pancasila bagi bangsa Indonesia adalah ideologi yang tak perlu dipertanyakan dan dipersoalkan. Ia merupakan kontrak bersama anak bangsa dalam hidup bernegara. Namun demikian, kran demokrasi yang terbuka lebar memungkinkan pengusung khilafah terus berteriak bahwa Pancasila adalah sistem kafir. NKRI adalah Thogut dan lain sebagainya.   

Nah, untuk menjawab tuduhan-tuduhan tersebut, Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gerokgak Buleleng Bali mendatangkan KH. Afifuddin Muhajir, penulis buku Fikih Tata Negara. Kiai Afif didapuk sebagai pembicara dalam acara yang bertajuk “Ngaji Buku Fikih Tata Negara” tersebut. Benarkah Pancasila tidak memiliki argumen dalam teks-teks keislaman? Pertanyaan inilah yang akan mendapat perhatian utama oleh Kiai Afifuddin Muhajir.  

Acara bedah buku Kiai yang yang juga penulis Kitab Fath al-Mujib al-Qarib tersebut akan dilaksanakan pada hari Jumat. 26 Januari 2018 Jam 13.30 WITA di Aula Balai Litbang Pantai Desa Musi Kecamatan Gerokgak.

Menurut Abraham Iboy selaku panitia penyelenggara, acara tersebut terbuka untuk umum. Dari golongan apa saja dan latar belakang agama apapun. Silahkan bagi yang berada di daerah Bali untuk menyemarakkan acara tersebut, pungkasnya.[aha]

Sumber