Delapan Santri Sukorejo jadi Pembicara dalam Muktamar Pemikiran Santri Nusantara

Jumat, 5 Oktober 2018 13:55 WIB
1059x ditampilkan Berita Utama Santri Sukorejo Karya Ilmiah Muktamar Santri Mahad Aly

Santri PP. Salafiyah Syafi’iyah kembali menorehkan pretasi di tingkat Nasional. Delapan santri PP. Salafiyah Syafi’iyah berhak menjadi pembicara pada perhelatan Muktamar pemikiran santri Nusantara 2018.

Enam orang diantaranya berhasil lolos melalui jalur seleksi umum berdasarkan Surat Kementrian Agama RI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam nomor 3645/Dt.I.V.2/HM/.01/2018  tentang pengumuman hasil seleksi  tahap II nominasi full paper Muktamar Pemikiran Santri Nusantara 2018. Mereka yang masuk nominasi berdasarkan surat tersebut yaitu:

  1. Abdul Aziz (Ma’had Aly Angkatan VII)
  2. Ahmad Muzakki (Ma’had Aly Angkatan IX)
  3. Hilmi Ridho (Ma’had Aly Angkatan X)
  4. M. Armoyu (Dosen Universitas Ibrahimy)
  5. Nurul Azizah (Dosen Universitas Ibrahimy)
  6. Syamsul Arifin (Dosen Universitas Ibrahimy)

Sementara dua orang sisanya lolos melalui jalur  seleksi khusus Ma’had Aly se-Indonesia. Dia adalah Syahrul A’dhom dan Fina Lailatul Masruroh. Mereka berdua merupakan santri Ma’had Aly angkatan X.

Delapan orang santri tersebut akan mempresentasikan karya tulisnya pada ajang Muktamar pemikiran santri Nusantara pada tanggal 10-11 Oktober 2018 di PP. Krapyak Yayasan Ali Maksum. Muktamar ini didesain sebagai ajang dialektika pemikiran santri yang tersebar di pelosok tanah air.  Tema Muktamar adalah “Islam, Kearifan Lokal dan Tantangan Kontemporer”. Acara ini diselenggarakan oleh kementrian Agama RI ini sebagai salah satu rangkaian perayaan hari Santri nasional 2018.

Tabi’: Donysaputra